Remaja merupakan masa transisi dari anak-anak ke masa dewasa. Masalah kesehatan yang dialami oleh remaja yaitu anemia, stunting, kurang energi kronis dan obesitas. Anemia pada remaja dapat berdampak pada kemampuan akademis di sekolah, karena tidak adanya gairah belajar dan konsentrasi. Anemia juga dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan sikap remaja putri tentang pencegahan anemia, khususnya konsumsi tablet tambah darah. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui Hubungan Pengetahuan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Sumber Jaya Kabupaten Lampung Barat Tahun 2024. Desain penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah studi korelasi (correlation study) dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Sumber Jaya dengan jumlah sampel sebanyak 42 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil uji statistik mengguanakan uji Chi Square didapatkan hasil nilai p-value = 0,000 (<0,05) yang artinya terdapat hubungan pengetahuan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Sumber Jaya Kabupaten Lampung Barat. Temuan ini menunjukkan pentingnya pencegahan anemia pada remaja putri dengan pengetahuan yang baik tentang anemia memiliki risiko lebih rendah terkena anemia dibandingkan dengan yang memiliki pengetahuan cukup.
Copyrights © 2026