Masa nifas merupakan masa kembalinya alat-alat kandungan seperti keadaan sebelum hamil. Pada masa ini sering terjadi penurunan kualitas tidur ibu sehingga berdampak terjadinya postpartum blues. Angka kejadian gangguan tidur pada ibu nifas sebanyak 53,9% yang disebabkan salah satunya kesehatan mental pada ibu nifas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pengaruh Kesehatan mental terhadap kualitas tidur pada ibu nifas. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian Kuantitatif dengan pendekatan korelasional atau analitik cross-sectional one group pre-post test design. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik purposive/sistematik random sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 ibu nifas di TPMB wilayah Kerja Kabupaten Bandung. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini menggunakan instrument Kesehatan mental yaitu Kuesioner EPDS (Edinburgh Postnatal Depression Scale) atau DASS-21 dan instrument Kuesioner PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index) untuk mengukur kualitas tidur ibu nifas. Pengolahan dan Analisa data mengunakan Pengkodean data dan entri ke software (SPSS/Excel), Analisis deskriptif (karakteristik responden). Analisis inferensial (uji hubungan dan pengaruh). Analisa yang digunakan adalah Uji normalitas menggunakan uji korelasi (Pearson/Spearman). Uji regresi linear sederhana/ganda. Hasil penelitian didapatkan antara variabel Kesehatan Mental Ibu dan Kualitas Tidur terdapat koefisien korelasi (R) sebesar 0.589 dan nilai signifikansi 0.001 < 0.05. Simpulan diartikan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kedua variabel dengan tingkat hubungan cukup.
Copyrights © 2026