Masalah gizi buruk dan perilaku makan tidak sehat pada anak usia dini menghambat optimalisasi tumbuh kembang fisik dan kognitif, sehingga diperlukan inovasi asuhan yang berfokus pada modifikasi perilaku. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji Pendekatan Behavioral Nutrition sebagai strategi asuhan adaptif untuk meningkatkan status gizi dan perkembangan anak melalui intervensi berbasis psikologi perilaku makan. Metode cross-sectional dengan purposive sampling 100 anak usia 2-5 tahun dilakukan untuk menganalisis hubungan Behavioral Nutrition score (diukur dengan Child Eating Behaviour Questionnaire) terhadap parameter tumbuh kembang menggunakan z-score WHO dan Denver II Developmental Screening Test. Hasil menunjukkan korelasi signifikan (r=0.682, p<0.001) antara penerapan pendekatan ini dengan peningkatan berat badan per umur dan perkembangan motorik halus, terutama pada kelompok berisiko stunting. Implikasi penelitian mencakup rekomendasi program edukasi orang tua berbasis KAB (Knowledge-Attitude-Behavior) untuk pencegahan malnutrisi. Disimpulkan bahwa Behavioral Nutrition Approach dalam kerangka asuhan adaptif efektif mengoptimalkan tumbuh kembang anak secara holistik. (158 kata)
Copyrights © 2026