Abstrak Budidaya udang vaname merupakan salah satu usaha perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun sangat rentan terhadap berbagai risiko produksi, finansial, dan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber-sumber risiko pada peternakan udang vaname di Desa Maribaya, Kabupaten Tegal, menganalisis tingkat penerapan manajemen risiko yang meliputi proses identifikasi, evaluasi, dan pengelolaan risiko, serta merumuskan rekomendasi pengelolaan risiko yang dapat diterapkan oleh peternak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap empat peternak udang vaname sebagai responden. Data dianalisis menggunakan perhitungan skor rata-rata pada setiap tahapan manajemen risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat identifikasi risiko berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata sebesar 4,02, evaluasi dan pengukuran risiko berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata sebesar 3,45, sedangkan pengelolaan risiko berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata sebesar 3,83. Secara keseluruhan, penerapan manajemen risiko pada peternakan udang vaname di Desa Maribaya tergolong cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan melalui evaluasi risiko secara berkala, pencatatan kejadian risiko yang lebih sistematis, serta penguatan strategi pemasaran dan kerja sama dengan pemasok maupun pembeli guna meningkatkan keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2025