ABSTRAK Kontaminasi bakteri pada produk darah masih menjadi permasalahan serius karena berisiko menularkan penyakit infeksi, sementara keterbatasan alat pendeteksi bakteri di Unit Donor Darah (UDD) di Indonesia masih menjadi kendala. Keamanan produk darah perlu mendapat perhatian untuk melindungi penerima transfusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan waktu penyimpanan produk darah Packed Red Cell (PRC) terhadap kontaminasi bakteri menggunakan metode spread plate dengan media agar darah di UDD PMI Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini merupakan pra-eksperimen dengan desain one-group pre-post test. Sampel berjumlah 6 kantong darah PRC yang diambil menggunakan teknik quota sampling sesuai standar spesifikasi dan pengawasan mutu Permenkes No. 91 Tahun 2015. Variabel independen adalah waktu penyimpanan, sedangkan variabel dependen adalah kontaminasi bakteri. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rho dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil pemeriksaan terhadap 6 sampel PRC yang dilakukan sebanyak 4 kali dengan 2 kali pengulangan menunjukkan bahwa sebagian besar sampel (81,25%) tidak mengalami kontaminasi bakteri. Uji Spearman Rho menunjukkan nilai p value = 0,071 (α = 0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara waktu penyimpanan PRC terhadap kontaminasi bakteri. UDD PMI Kabupaten Bojonegoro disarankan tetap memperkuat seleksi donor, desinfeksi, dan prosedur pengolahan darah. Kata Kunci : Waktu Penyimpanan, Packed Red Cell (PRC), Kontaminasi Bakteri. ABSTRACT Bacterial contamination of blood products remains a serious problem because it increases the risk of transfusion-transmitted infections. Limited availability of bacterial detection equipment in Blood Donor Units (BDU) in Indonesia continues to pose challenges in ensuring blood safety. This study aimed to determine the difference in storage time of Packed Red Cell (PRC) blood products on bacterial contamination using the spread plate method with blood agar media at the Indonesian Red Cross Blood Donor Unit (UDD PMI) of Bojonegoro Regency. This study employed a pre-experimental design with a one-group pre-post test approach. A total of six PRC blood bag samples were selected using a quota sampling technique in accordance with the quality control standards stipulated in the Indonesian Ministry of Health Regulation No. 91 of 2015. The independent variable was storage time, while the dependent variable was bacterial contamination. Data analysis was performed using univariate and bivariate analyses with the Spearman Rho statistical test, processed using SPSS version 21. The results showed that out of six PRC samples examined four times with two repetitions, the majority (81.25%) showed no bacterial contamination. The Spearman Rho test revealed a p-value of 0.071 (α = 0.05), indicating no statistically significant difference between PRC storage time and bacterial contamination. It is recommended that UDD PMI Bojonegoro Regency continue strict donor selection, improve disinfection procedures, and optimize blood processing protocols to maintain blood product safety. Key Word : Storage Time, Packed Red Cell (PRC), Bacterial Contamination
Copyrights © 2024