Society 5.0 adalah sebuah fase di mana teknologi terintegrasi dengan kehidupan masyarakat. Di era ini ketergatungan terhadap teknologi semakin pesat, termasuk media sosial. Selain dampak positif, fenomena ini juga memberikan dampak negatif. Di antaranya adalah menurunnya kualitas mental health para remaja. Islam sebagai agama yang sempurna, memberikan banyak solusi untuk permasalahan ini di dalam Al-Qur’an. Berangkat dari fenomena tersebut, penelitian ini hadir untuk menjawab pertanyaan bagaimana dampak dari penggunaan media sosial terhadap mental health remaja di era Society 5.0, dan bagaimana respon Al-Qur’an terhadap masalah tersebut. Artikel ini menggunakan pendekatan library search dan metode tafsir mauḍū‘ī dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an. Dan peneliti mendapatkan beberapa dampak dari penggunaan media sosial terhadap mental health remaja, yaitu fenomena seperti social comparison, cyberbullying, fear of missing out, kurangnya interaksi sosial, hingga kecanduan konten-konten negatif menyebabkan peningkatan terhadap gangguan mental di kalangan remaja. Lalu ditemukan bahwa Al-Qur’an memberikan solusi dari masalah tersebut berupa penguatan iman, melatih kesabaran, penguatan spiritual seperti dzikir, meresapi makna-makan Al-Qur’an dan salat, meningkatkan sikap tawakal dan ketakwaan, dan menghindari hal-hal yang sia-sia.
Copyrights © 2025