Haris Renaldi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Kurikulum Pendidikan Jihad di Ma’had Aly Ar-Rahman Qur’anic College (AQC) Bogor Haris Renaldi; Hidayati Hidayati
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i001.1798

Abstract

This study focuses on discussing the model of jihad education curriculum in Islamic education. This research was conducted at the student boarding school of Ar-Rahman Qur'anic College (AQC) Bogor with the aim of knowing the model of the jihad education curriculum applied at the institution. This jihad education is one of the educations taught at AQC Bogor, so that students understand jihad comprehensively according to the basis of Islam, are the Qur'an and Hadith. In this study used is qualitative research with the type of research is field research, that research conducted by means of observation, documentation and interviews. This study concludes that jihad education at Ma'had Aly Ar-Rahman Qur'anic College Bogor makes the students have scientific insight and correct understanding of jihad in accordance with the Qur'an and Sunnah, have pure faith, consistent worship, civilized and morals, and become a cadre of mujahid da'wah. Jihad education curriculum materials at AQC consist of monotheism, sincerity, adab and morals, worship and life skills. The methods of jihad education applied at AQC are the lecture method, memorization, tarhib and targhib, and prayer. Meanwhile, there are four evaluations that can be done in the jihad education curriculum, they are formative evaluation, summative evaluation, moral evaluation, and evaluation with time.
Mental Health Para Remaja di Era Society 5.0 dalam Perspektif Al-Qur’an (Kajian Tafsir Mauḍū‘ī) Muh Hafizul; Haris Renaldi
MAGHZA Vol 10 No 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora (FUAH), Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/maghza.v10i2.14200

Abstract

Society 5.0 adalah sebuah fase di mana teknologi terintegrasi dengan kehidupan masyarakat. Di era ini ketergatungan terhadap teknologi semakin pesat, termasuk media sosial. Selain dampak positif, fenomena ini juga memberikan dampak negatif. Di antaranya adalah menurunnya kualitas mental health para remaja. Islam sebagai agama yang sempurna, memberikan banyak solusi untuk permasalahan ini di dalam Al-Qur’an. Berangkat dari fenomena tersebut, penelitian ini hadir untuk menjawab pertanyaan bagaimana dampak dari penggunaan media sosial terhadap mental health remaja di era Society 5.0, dan bagaimana respon Al-Qur’an terhadap masalah tersebut. Artikel ini menggunakan pendekatan library search dan metode tafsir mauḍū‘ī dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an. Dan peneliti mendapatkan beberapa dampak dari penggunaan media sosial terhadap mental health remaja, yaitu fenomena seperti social comparison, cyberbullying, fear of missing out, kurangnya interaksi sosial, hingga kecanduan konten-konten negatif menyebabkan peningkatan terhadap gangguan mental di kalangan remaja. Lalu ditemukan bahwa Al-Qur’an memberikan solusi dari masalah tersebut berupa penguatan iman, melatih kesabaran, penguatan spiritual seperti dzikir, meresapi makna-makan Al-Qur’an dan salat, meningkatkan sikap tawakal dan ketakwaan, dan menghindari hal-hal yang sia-sia.