Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data karyawan IT dalam rangka mendukung pengambilan keputusan terkait perpanjangan kontrak kerja. Dataset yang digunakan mencakup data karyawan IT selama periode enam tahun dengan 19 atribut utama, termasuk latar belakang pendidikan, jabatan, durasi kontrak, dan status kepegawaian. Metode penelitian dilakukan melalui tahapan analisis data intelligence yang meliputi proses filterisasi, pembersihan data, serta analisis deskriptif dan korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas karyawan IT memiliki latar belakang pendidikan sarjana (S1), yang mencerminkan standar rekrutmen yang relatif tinggi. Distribusi durasi kontrak didominasi oleh rentang 7–12 bulan, dengan tingkat keberhasilan probation yang dapat diidentifikasi melalui perbandingan status lulus dan diperpanjang terhadap tidak lulus. Korelasi positif yang kuat (0,65) antara kesesuaian pendidikan IT dan durasi kontrak mengindikasikan bahwa latar belakang pendidikan berpengaruh terhadap retensi karyawan. Dari sisi jabatan, peran senior seperti Project Manager memiliki tingkat retensi tertinggi, sementara peran developer menunjukkan durasi kontrak yang konsisten. Penelitian ini juga menemukan bahwa sekitar 60% resign terjadi dalam enam bulan pertama masa kerja, sehingga bulan ke-3 dan ke-6 diidentifikasi sebagai waktu optimal untuk intervensi retensi.
Copyrights © 2026