Bakteri rhizosfer berperan penting dalam meningkatkan kesehatan tanaman, salah satunya melalui kemampuan antagonistik terhadap patogen tular tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mengkarakterisasi, dan mengevaluasi potensi antagonistik bakteri rhizosfer dari tanah sawah di Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, terhadap patogen uji secara in vitro. Sebanyak 30 isolat bakteri berhasil diisolasi, dimurnikan, dan dikarakterisasi berdasarkan morfologi koloni. Hasil karakterisasi menunjukkan dominasi koloni berbentuk circular dengan tepi entire, elevasi convex hingga umbonate, serta variasi warna koloni meliputi putih, putih tulang, cream, kuning, orange, dan pink, yang mengindikasikan keragaman fenotipik bakteri rhizosfer. Uji antagonisme menunjukkan bahwa empat isolat, yaitu S10, S11, S12, dan S18, mampu menghambat pertumbuhan patogen uji yang ditandai dengan terbentuknya zona hambat. Lebar zona hambat yang dihasilkan berkisar antara 1,0–1,4 cm, dengan isolat S18 menunjukkan aktivitas antagonistik tertinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bakteri rhizosfer dari tanah sawah Cibogo memiliki potensi sebagai agen pengendali hayati, khususnya isolat S18, namun diperlukan pengujian lanjutan secara in vivo untuk memastikan efektivitas dan kestabilan kinerjanya.
Copyrights © 2026