Ketahanan ekonomi keluarga merupakan aspek penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi, terutama bagi kelompok miskin dan rentan. Pemerintah Indonesia telah meluncurkan berbagai program bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST), untuk menjaga kesejahteraan keluarga dan mengurangi kerentanan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan pendekatan kualitatif, menelaah berbagai penelitian terdahulu dan dokumen akademik terkait dampak bansos terhadap ketahanan ekonomi keluarga. Hasil kajian menunjukkan bahwa bantuan sosial berperan signifikan dalam menjaga konsumsi, menstabilkan pendapatan, dan mengurangi risiko kemiskinan ekstrem. Bantuan bersyarat seperti PKH juga memberikan efek jangka panjang melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan anak. Meskipun demikian, efektivitas program masih dipengaruhi oleh ketepatan sasaran, mekanisme distribusi, dan potensi ketergantungan. Penelitian ini menegaskan pentingnya perbaikan sistem pendataan, peningkatan transparansi penyaluran, dan integrasi bansos dengan program pemberdayaan ekonomi untuk memastikan manfaat yang berkelanjutan bagi ketahanan ekonomi keluarga.
Copyrights © 2026