Sistem ekonomi konvensional cenderung memisahkan dimensi spiritual dari material, mengakibatkan dominasi materialisme dan krisis moral dalam praktik bisnis. Islam menawarkan paradigma berbeda melalui konsep tauhid yang mengintegrasikan seluruh aspek kehidupan, termasuk aktivitas ekonomi, sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Penelitian ini bertujuan menganalisis fungsi tauhid sebagai landasan filosofis etika bisnis Islam, pengaruhnya terhadap perilaku pengusaha Muslim, implementasinya dalam manajemen bisnis, serta perbandingannya dengan sistem bisnis konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis sumber primer Al-Qur'an dan Hadits, serta sumber sekunder berupa buku dan artikel jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tauhid membentuk nilai-nilai etis fundamental meliputi kejujuran, keadilan, amanah, dan tanggung jawab sosial. Implementasi tauhid dalam praktik bisnis kontemporer terwujud melalui orientasi pada usaha halal, perlakuan adil kepada pekerja, dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Perbedaan mendasar antara bisnis Islam dan konvensional terletak pada landasan filosofis, motivasi pelaku, orientasi tujuan, dan standar moralitas yang bersumber dari prinsip ketauhidan.
Copyrights © 2026