Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan temuan empiris terkait peran gaya belajar dan motivasi belajar dalam memengaruhi hasil belajar siswa, khususnya pada jenjang sekolah menengah kejuruan yang menuntut kesiapan akademik dan keterampilan kerja secara seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya belajar dan motivasi belajar, baik secara parsial maupun simultan, terhadap hasil belajar siswa serta menjawab pertanyaan mengenai variabel mana yang memiliki kontribusi lebih dominan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian regresi, di mana data dikumpulkan melalui instrumen angket dan dianalisis menggunakan uji t, uji f, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar, sedangkan gaya belajar tidak berpengaruh signifikan, serta secara simultan kedua variabel belum mampu menjelaskan variasi hasil belajar secara bermakna. Temuan ini memberikan kontribusi pada penguatan teori motivasi belajar dengan menegaskan bahwa motivasi merupakan faktor internal yang lebih dominan dibandingkan gaya belajar dalam menentukan hasil belajar siswa. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar lebih efektif diarahkan pada penguatan motivasi belajar, sementara penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan variabel lain dan menggunakan desain penelitian yang lebih beragam agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Copyrights © 2026