Kekayaan budaya visual beragam menjadi sumber pada pengembangan seni dan desain. Salah satu bentuk kekayaan visual di Madura ragam hias yang hadir pada bangunan tradisional dan merepresentasikan nilai estetika, simbolik, serta identitas budaya lokal. Ragam hias Madura pada ukiran bangunan tradisional memiliki visual yang khas, menunjukkan jejak pertemuan berbagai budaya. Namun, kajian yang mengulas ragam hias Madura pada ukiran bangunan tradisional dari perspektif seni desain serta potensinya sebagai sumber inspirasi desain masih relatif terbatas. Fenomena multikulturalisme visual pada ragam hias Madura pengaruh budaya Tionghoa, Belanda, Jawa, Sulawesi, dan nilai-nilai keagamaan Hindu-Buddha berpadu kearifan lokal. Pengaruh terdapat pada motif mitologis seperti naga dan kuda terbang, stilisasi flora, komposisi ornamen kuat dan ekspresif. Penelitian ini bertujuan mengurai makna ragam hias Madura secara mendalam melalui perspektif seni desain, dapat dimanfaatkan sebagai sumber inspirasi dalam penciptaan desain seni, khususnya seni desain, memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian akademik. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif, data primer melalui observasi visual dan wawancara ahli budaya, perajin, dan pelaku desain, data sekunder studi pustaka dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori estetika meliputi elemen desain dan prinsip desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam hias Madura memiliki visual yang terstruktur, mengandung nilai simbolik, serta berpotensi untuk dikembangkan dalam desain kontemporer. Kesimpulannya, ragam hias Madura tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga sebagai sumber ide kreatif yang relevan bagi pengembangan seni dan desain berbasis budaya lokal.
Copyrights © 2026