Kemajuan teknologi mobile dan kecerdasan buatan telah membuka peluang baru dalam penyediaan materi pendidikan interaktif pada ranah sejarah dan pariwisata. Penelitian ini mengembangkan aplikasi mobile edukatif untuk Monumen Nasional dengan menerapkan model MobileNetV2 dalam tugas computer vision. Aplikasi memungkinkan pengunjung memindai objek sejarah dari Monas menggunakan kamera smartphone dan memperoleh informasi secara instan. Model MobileNetV2 dipilih karena efisiensi komputasi, ukuran ringan, dan akurasi tinggi yang sesuai untuk perangkat mobile. Penelitian ini melibatkan lima tahap utama berdasarkan metode CRISP-DM: analisis kebutuhan, pengumpulan data, pra-pemrosesan citra, pelatihan model, serta integrasi model ke aplikasi. Hasil pengujian menunjukkan akurasi klasifikasi sebesar 99%, nilai loss 0,02, dan nilai loss saat validasi 0,06, menandakan model mencapai konvergensi stabil dengan indikasi overfitting yang ringan. Temuan ini menunjukkan efektivitas MobileNetV2 dalam aplikasi edukatif berbasis computer vision yang efisien di perangkat mobile, serta berkontribusi pada pelestarian budaya melalui media edukatif interaktif.
Copyrights © 2026