Pencahayaan merupakan salah satu faktor penting dalam kenyamanan visual dan efisiensi energi pada ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan intensitas cahaya yang dihasilkan oleh lampu LED dan lampu Non LED (CFL dan pijar) pada penerangan ruangan, serta menganalisis pengaruh variasi warna dinding terhadap nilai lux. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan faktorial 3×5, melibatkan tiga jenis lampu (LED, CFL, dan pijar) dan lima warna dinding (putih, hitam, kuning, merah, dan biru). Pengukuran intensitas cahaya dilakukan menggunakan lux meter pada miniatur ruangan berukuran 60 cm × 30 cm × 30 cm, dengan jarak pengukuran 20 cm dari sumber cahaya. Setiap kombinasi perlakuan diulang tiga kali untuk meningkatkan keakuratan data. Data dianalisis menggunakan ANOVA dua arah untuk menguji pengaruh jenis lampu, warna dinding, dan interaksinya, serta uji lanjut Tukey HSD jika terdapat perbedaan signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lampu LED menghasilkan intensitas cahaya yang lebih tinggi dibandingkan lampu Non LED, sedangkan warna dinding putih memberikan nilai lux tertinggi dan hitam terendah. Terdapat pengaruh signifikan baik dari jenis lampu maupun warna dinding terhadap intensitas cahaya, serta interaksi keduanya. Kesimpulannya, pemilihan jenis lampu dan warna dinding yang tepat dapat meningkatkan efisiensi pencahayaan ruangan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam mendukung desain pencahayaan hemat energi untuk lingkungan rumah tangga maupun komersial
Copyrights © 2025