Pembelajaran sejarah sering kali dianggap membosankan oleh siswa karena lebih banyak menggunakan metode ceramah yang membuat mereka pasif. Kondisi ini menuntut guru untuk menghadirkan variasi metode yang dapat mendorong keaktifan dan interaksi siswa dalam proses belajar. Salah satu metode yang dapat digunakaan adalah buzz group, yaitu metode diskusi kelompok kecil salam waktu singkat untuk membahas topik tertentu. Observasi ini dilakukan untuk mendeskripsikan penerapan metode buzz group pada pembelajaran sejarah kelas X di SMA Negeri Tulakan, serta melihat partisipasi siswa selama kegiatan berlangsung. Data diperoleh melalui pengamatan langsung dan wawancara dengan siswa. Hasil observasi ini menunjukkan bahwa metode buzz group mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan ekspresif. Siswa menjadi lebih berani menyampaikan pendapat, bekerja sama, dan memahami materi dengan lebih baik, sedangkan guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing jalannya diskusi. Dengan demikian, metode buzz group dapat menjadi alternatif efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sejarah.
Copyrights © 2025