Manajemen kas yang efektif menjadi kunci dalam memastikan likuiditas perusahaan, terutama dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Penelitian yang dilakukan bertujuan mengetahui pengaruh manajemen kas terhadap likuiditas perusahaan-perusahaan teknologi di Bursa Efek Indonesia, periode tahun 2019-2023. Metode penelitian dengan regresi linear berganda menggunakan Stata 17,0 dalam pengujian dampak manajemen kas terhadap likuiditas dengan menggunakan variabel leverage dan juga profitabilitas sebagai variabel kontrol. Hasil pengolahan data penelitian menunjukkan bahwa Cash Turnover berpengaruh positif dan signifikan terhadap Quick Ratio, yang berati efisiensi pengelolaan kas memegang peranan yang penting dalam menjaga likuiditas perusahaan. Cash Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap Quick Ratio, yang mengindikasikan cadangan kas yang cukup berarti perusahaan memiliki kemampuan dalam memenuhi utang jangka pendek. Operating Cash Flow tidak berpengaruh terhadap Quick Ratio menunjukkan bahwa besarnya arus kas perusahaan dalam aktivitas operasional tidak selalu menggambarkan kemampuan perusahaan dalam meningkatkan likuiditas jangka pendeknya. Hasil koefisien determinasi sebesar 0,8416 menunjukkan bahwa 84,16% variabel Cash Turnover, Cash Ratio, dan Operating Cash Flow memengaruhi variabel Quick Ratio, yang berarti efektivitas pengelolaan kas sangat memengaruhi likuiditas Perusahaan. Perusahaan dapat meningkatkan efisiensi perputaran kas, selalu menjaga cadangan kas dan dapat meninjau ulang kebijakan dan strategi pengelolaan arus kas operasional. Penelitian ini memiliki keterbatasan variabel penelitian, periode pengamatan dan data yang digunakan.
Copyrights © 2025