Bencana alam yang terjadi dalam situasi politik yang tidak stabil menimbulkan tantangan kompleks dalam penyaluran bantuan kemanusiaan. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis strategi Indonesia dalam memberikan bantuan kemanusiaan pada Bencana Siklon Mocha 2023 di Myanmar yang saat itu berada di bawah kepemimpinan junta militer. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan konsep bantuan kemanusiaan dan diplomasi bencana. Hasil riset menunjukkan bahwa Indonesia menerapkan dua strategi utama. Strategi jangka pendek dilakukan melalui mekanisme bilateral untuk memenuhi kebutuhan darurat, dengan tetap menjaga hubungan diplomatik yang tertutup dengan otoritas junta. Sementara itu, strategi jangka panjang dilakukan melalui mekanisme multilateral bersama AHA Centre untuk meningkatkan stabilitas kawasan serta memperkuat posisi Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023. Temuan ini menawarkan perspektif baru dalam studi bantuan kemanusiaan di kawasan Asia Tenggara, khususnya terkait praktik pendekatan senyap dan diplomasi bencana dalam situasi politik domestik yang kompleks. Kata Kunci: Bantuan Kemanusiaan, Diplomasi Bencana, Junta Militer, Siklon Mocha.
Copyrights © 2025