Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) terhadap peningkatan status gizi balita stunting di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Selor. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analitis dengan menganalisis data sekunder dari UPTD Puskesmas Tanjung Selor periode September-Oktober 2024 terhadap 83 balita stunting. Data yang dikumpulkan meliputi antropometri balita (berat badan dan tinggi/panjang badan) pada pemeriksaan awal dan monitoring tahap V, data identitas balita, serta catatan keluhan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata berat badan sebesar 0,39 kg (dari 9,34 kg menjadi 9,73 kg) dan tinggi/panjang badan sebesar 0,74 cm (dari 82,15 cm menjadi 82,89 cm). Sebanyak 85,5% balita mengalami peningkatan berat badan, 6,0% mengalami penurunan, dan 8,4% memiliki data tidak lengkap. Tidak ditemukan keluhan kesehatan selama periode pemantauan. Pendekatan dual intervention melalui edukasi nutrisi kepada orang tua dan pemberian makanan tambahan secara langsung terbukti efektif dalam mendukung catch-up growth pada balita stunting. Program ini menunjukkan bahwa intervensi gizi yang komprehensif
Copyrights © 2026