Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah pembinaan warga Desa Tanah Merah dalam pembuatan Tempe Plastik Higienis (EDGE) sebagai upaya peningkatan imun tubuh dan terbebas dari corona. Mitra dalam kegiatan ini adalah warga Desa Tanah Merah Bangkalan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode transfer ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tahapan kegiatan; 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan, dan 3) Evaluasi. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah upaya untuk melatih dan memberdayakan petani warga Desa Tanah Merah-Bangkalan dengan meningkatkan keterampilan dalam mengolah bahan makanan dimana diharapkan petani Desa Tegalwero dapat menguasai >75% keterampilan pembuatan tempe dari kedelai yang dikemas dalam plastik higienis dan melanjutkan usaha pembuatan tempe dari kedelai secara mandiri dan efektif, berkembang menjadi besar sehingga rencana program ini akan sukses. Keterampilan pengolahan makanan yang menjadi fokus utama adalah teknik pembuatan tempe kedelai higienis dengan memanfaatkan potensi hasil panen kedelai petani yang ada, warga Desa Tanah Merah-Bangkalan secara maksimal dan menjadikan produk tempe sebagai makanan khas kota garam. Setelah program agroindustri skala kecil yang sukses dikembangkan, perekonomian masyarakat Tanah Merah-Bangkalan secara otomatis akan beralih dari sistem pertanian tradisional menjadi ekonomi berbasis kewirausahaan. Dengan demikian, masyarakat juga dapat berwirausaha, ditambah lagi dengan fakta bahwa keberadaan tempe yang dikonsumsi manusia akan mengurangi jumlah virus corona yang menyerang manusia.
Copyrights © 2025