Guru merupakan salah satu faktor penentu tinggi rendahnya mutu pendidikan. Guru merupakan jembatan dan sekaligus agen yang memungkinkan peserta didik berdialog dengan dunianya. Guru terpanggil untuk mendorong peserta didik menimba pengetahuan, pemahaman dan memberi kontribusi bagi dunianya. PAK bukan sekedar transfer ilmu pengetahuan, bukanlah pekerjaan yang hanya bersifat teknis dan mekanistik, tetapi lebih dari itu PAK merupakan sarana untuk menanamkan iman kekristenan kepada anak didik. Guru dan peserta didik adalah insan yang memiliki aspek spiritual yang karenanya perlu melakukan pendekatan yang menyentuh aspek spiritual dalam menghadapi tantangan pluralisme nilai, kepercayaan, dan spiritualitas. Untuk itu guru dituntut memiliki seperangkat kemampuan (kompetensi) yang beraneka ragam, dan salah satunya adalah kompetensi spiritual yaitu kualitas gaya hidup seseorang sebagai hasil dari kedalaman pemahamannya tentang Allah secara utuh. Seorang guru agama Kristen haruslah memiliki kedewasaan iman atau sedang menuju kearah itu, sehingga dapat membantu anak didik menuju kearah kedewasaan iman, mencapai transformasi iman dan dengan sendirinya meningkatkan kualitas hidup mereka yang percaya kepada Allah.
Copyrights © 2026