Abstrak Ketidakakuratan gambar teknik berdampak langsung pada pemborosan bahan dan risiko keselamatan di pabrik. Artikel ini menganalisis perbandingan metode manual dan digital (SketchUp) dalam mencapai standar presisi industri serta kaitannya dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 9 dan 12. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian mengidentifikasi hambatan pembelajaran teknologi digital di kalangan mahasiswa teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata indeks hambatan mencapai 62,5% (Kategori Tinggi), dengan kendala utama pada relevansi industri dan keterbatasan perangkat keras. Pembahasan mendalam mengungkap bahwa integrasi visualisasi 3D dapat menurunkan frekuensi kecelakaan kerja hingga 25% melalui peningkatan kesadaran spasial dan deteksi konflik ruang (clash detection). Disarankan integrasi pelatihan praktik intensif untuk menjamin kualitas produk yang efisien energi dan aman secara operasional.
Copyrights © 2026