UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan persediaan barang secara manual yang sering menyebabkan ketidakakuratan stok dan kerugian usaha. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem informasi persediaan barang pada UMKM untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi kerugian akibat stok tidak terpantau. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan campuran (kualitatif dan kuantitatif), meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi pada UMKM terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem informasi persediaan mampu meningkatkan akurasi data stok, menurunkan tingkat kerugian akibat overstocking, understocking, dan barang kedaluwarsa, serta mempercepat proses operasional. Kontribusi penelitian ini tidak hanya pada efisiensi bisnis, tetapi juga mendukung pencapaian SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui optimalisasi sumber daya dan digitalisasi UMKM.
Copyrights © 2026