Glukosa ialah salah satu jenis gula yang banyak dimanfaatkan oleh industri, terutama industri makanan dan minuman ringan. Glukosa cair dapat dihasilkan dari berbagai sumber pati seperti kentang, jangung, dan singkong. Bahan baku yang digunakan untuk penelitian ini adalah singkong jenis ketan dan mentega dengan hidrolisis secara enzimatis menggunakan enzim α amilase. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis singkong yang cukup banyak mengandung glukosa cair dan pengaruh dari beberapa penggunaan konsentrasi enzim amilase yang digunakan untuk menghasilkan glukosa cair pada singkong. Proses produksi gula cair ini dimulai dengan mengekstraksi pati singkong dari singkong mentega dan ketan dengan cara menghaluskan serta menambahkan air yang berfungsi sebagai pelarut yang kemudian akan disaring, hasil filtrasi berupa air dan pati didiamkan untuk mengendapkan pati, yang kemudian air akan dibuang dan pati akan dikeringkan. Setelah pati diperoleh, proses hidrolisis enzimatis dilaksanakan dengan variable yang diujikan berupa konsentrasi enzim α amilase (0,1, 0,2, 0,3 % ) dan jenis singkong (mentega dan ketan). Pati yang digunakan pada penelitian ini sebesar 40gr/percobaan. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan parameter pengujian yaitu analisa pati kualitatif, analisa rendemen, dan analisa kadar gula menggunakan alat refraktrometer. Dari hasil analisa parameter yang diuji, dihasilkan kadar glukosa tetinggi pada jenis singkong mentega dengan konsentrasi 0,3% , analisa pati bewarna biru tua atau ungu, rendemen 60,44 ± 1,57bc%, kadar gula 28,70 ± 2,81a brix%
Copyrights © 2026