Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan
Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Januari 2026

E-Purchasing dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah- Studi Etnometodologi di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban

Suryadi, Arief (Unknown)
Lovita, Erna (Unknown)
Sunarsih, Uun (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Jan 2026

Abstract

Latar belakang: Pengadaan barang dan jasa pemerintah memiliki tingkat risiko penyimpangan yang tinggi seiring dengan besarnya anggaran dan kompleksitas proses yang dijalankan. Penerapan e-Purchasing melalui katalog elektronik dikembangkan sebagai bagian dari reformasi pengadaan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas, serta menekan peluang terjadinya fraud. Namun demikian, efektivitas e-Purchasing tidak hanya ditentukan oleh sistem digital, melainkan juga oleh praktik, interpretasi, dan perilaku para pelaku pengadaan dalam konteks kerja sehari-hari di instansi pemerintah, termasuk di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnometodologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi terbatas, serta telaah dokumen pengadaan di lingkungan LPSK. Informan dipilih secara purposive yang melibatkan pejabat pengadaan, user pengadaan, penyedia barang/jasa (UMKM), auditor internal, dan pihak regulator. Analisis data dilakukan secara induktif melalui pengelompokan tema-tema yang berkaitan dengan praktik e-Purchasing, transparansi, akuntabilitas, serta dinamika perilaku pelaku pengadaan dalam perspektif Fraud Triangle. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-Purchasing di LPSK secara administratif mampu meningkatkan transparansi dan memperkuat pengendalian pengadaan melalui keterlacakan transaksi dan standarisasi harga. Namun dalam praktiknya, pelaksanaan e-Purchasing masih diwarnai oleh tekanan organisasi, keterbatasan operasional, serta rasionalisasi tindakan pelaku pengadaan. E-Purchasing efektif menekan unsur opportunity dalam Fraud Triangle, tetapi unsur pressure dan rationalization tetap muncul dalam pengambilan keputusan pengadaan. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas e-Purchasing tidak semata-mata ditentukan oleh sistem digital, melainkan sangat bergantung pada kapasitas sumber daya manusia, integritas aktor, dan konsistensi pengawasan internal. E-Purchasing perlu dipahami sebagai praktik sosial yang dijalankan dalam konteks organisasi tertentu. Oleh karena itu, penguatan tata kelola pengadaan memerlukan integrasi antara teknologi, peningkatan kompetensi pelaku pengadaan, serta penguatan budaya integritas untuk mendukung pencegahan fraud secara berkelanjutan

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jumansi

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

JUMANSI: Jurnal Manajemen dan Akuntasi adalah jurnal yang memuat hasil penelitian atau kajian ilmu di bidang Manajemen dan Akuntansi. JUMANSI terbit setiap dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Januari dan Juli. JUMANSI mempublikasikan karya ilmiah terbaik berdasarkan proses seleksi di bidang ...