Latar belakang: Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam pengelolaan keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemanfaatan Financial Technology (FinTech) dan sistem pembayaran digital tidak hanya mempermudah proses transaksi, tetapi juga mengubah peran sistem akuntansi dari sekedar alat pencatatan menjadi sumber informasi yang mendukung pengambilan keputusan manajerial. Perubahan ini menjadi penting mengingat sebagian besar UMKM masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan keuangan dan kualitas informasi akuntansi. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Literatur dianalisis secara deskriptif dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan mensintesis temuan penelitian yang berkaitan dengan FinTech, pembayaran digital, sistem akuntansi UMKM, dan kinerja manajerial. Hasil penelitian: Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penerapan FinTech dan sistem pembayaran digital mampu meningkatkan kualitas informasi akuntansi UMKM, terutama dari aspek akurasi, ketepatan waktu, dan kemudahan akses. Informasi keuangan yang lebih andal mendukung pemilik UMKM dalam melakukan perencanaan usaha, pengendalian biaya, serta evaluasi kinerja secara lebih objektif. Namun demikian, implementasi sistem akuntansi digital masih menghadapi kendala berupa keterbatasan literasi akuntansi dan digital serta kesiapan sumber daya manusia. Kesimpulan: Transformasi sistem akuntansi UMKM berbasis FinTech dan pembayaran digital berperan penting dalam meningkatkan kinerja manajerial. Sistem akuntansi digital tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatatan, tetapi juga sebagai instrumen manajerial yang mendukung pengelolaan usaha secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026