Latar Belakang: Pandemi Covid-19 berdampak signifikan terhadap kesehatan mental mahasiswa keperawatan yang sedang menempuh pendidikan sebagai calon tenaga kesehatan. Metode: Penelitian kuantitatif komparatif ini melibatkan 131 mahasiswa D3 Keperawatan, terdiri dari 63 mahasiswa STIKes Santo Borromeus Bandung (Indonesia) dan 68 mahasiswa Departamentu Enfermagen Geral, Universidade Dili (Timor Leste), yang dipilih dengan total sampling. Instrumen penelitian berupa skala kecemasan Covid-19 versi Indonesia (Cronbach’s Alpha = 0,868; 16 item) dan versi Timor Leste (Cronbach’s Alpha = 0,932; 16 item), keduanya valid dan reliabel. Data dikumpulkan secara daring melalui Google Form dan dianalisis dengan uji t-independen. Hasil: Rata-rata skor kecemasan mahasiswa Bandung adalah 4,35 (SD = 2,03), sedangkan mahasiswa Dili 5,96 (SD = 3,08). Uji t menunjukkan perbedaan signifikan (t = 3,492; p = 0,001). Diskusi: Perbedaan tingkat kecemasan kemungkinan dipengaruhi faktor akademik, dukungan institusional, serta kondisi sosial-ekonomi. Kesimpulan: Mahasiswa keperawatan Timor Leste mengalami tingkat kecemasan lebih tinggi dibanding mahasiswa Indonesia
Copyrights © 2025