Pendahuluan: Bayi prematur berisiko tinggi mengalami gangguan pertumbuhan akibat ketidakmatangan organ, termasuk peningkatan berat badan yang lambat. Kangaroo Mother Care (KMC) merupakan intervensi nonfarmakologis yang dapat menstabilkan fungsi fisiologis dan mendukung peningkatan berat badan bayi prematur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimen pretest–posttest tanpa kelompok kontrol. Populasi adalah seluruh bayi prematur yang dirawat di NICU RSUD Datu Pancaitana pada Juni–Agustus 2025. Sampel diambil dengan purposive sampling sebanyak 24 bayi prematur. Berat badan diukur sebelum dan sesudah intervensi KMC, kemudian dianalisis menggunakan uji paired t-test untuk menilai perbedaan berat badan. Hasil: Responden berjumlah 24 bayi, terdiri dari 14 (58,3%) perempuan dan 10 (41,7%) laki-laki. Berdasarkan kelompok usia, 16 (66,7%) berusia ≤2 bulan dan 8 (33,3%) berusia >2 bulan. Hasil uji paired t-test menunjukkan terdapat perbedaan berat badan yang bermakna antara sebelum dan sesudah KMC (p < 0,001). Diskusi: Temuan ini menunjukkan bahwa KMC berasosiasi dengan peningkatan berat badan pada bayi prematur. Efek ini diduga berkaitan dengan stabilitas fisiologis yang lebih baik, efisiensi penggunaan energi, serta peningkatan keberhasilan menyusui melalui kontak kulit-ke-kulit ibu dan bayi. KMC direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam standar perawatan NICU guna meningkatkan luaran klinis dan menurunkan risiko morbiditas
Copyrights © 2025