Kelengkapan rekam medis merupakan indikator penting dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan, efektivitas komunikasi antar tenaga kesehatan, pemenuhan aspek legal, serta kelancaran proses klaim pembiayaan. Namun, ketidaklengkapan pengisian berkas rekam medis rawat inap masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan di berbagai rumah sakit. narative review ini bertujuan untuk menganalisis temuan penelitian tahun 2020-2025 terkait tingkat kelengkapan rekam medis rawat inap, komponen yang paling sering tidak lengkap, serta faktor penyebab dan rekomendasi perbaikan. Sebanyak 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara naratif. Hasil review menunjukkan bahwa tingkat kelengkapan rekam medis sangat bervariasi, dengan rentang 56,2% hingga 100%. Komponen yang paling sering tidak lengkap meliputi informed consent, autentifikasi petugas, laporan tindakan, dan resume medis. Faktor penyebab dominan adalah keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya pengetahuan dan motivasi petugas, belum optimalnya implementasi SOP, serta kurangnya monitoring dan supervisi. Upaya perbaikan yang direkomendasikan meliputi peningkatan pelatihan, penegakan SOP, penambahan SDM, peningkatan sarana prasarana, serta evaluasi rutin terhadap pengisian rekam medis. Review ini menegaskan pentingnya manajemen rekam medis yang terstruktur untuk meningkatkan mutu pelayanan dan pemenuhan aspek legal di rumah sakit.
Copyrights © 2025