Salah satu upaya peningkatan produksi tanaman jagung manis dapat diwujudkan dengan aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan pupuk organik. PGPR berperan mengatur berbagai konsentrasi zat pengatur tumbuh, membantu penyedia unsur hara dengan cara mengikat N2 di udara secara asimbiosis dan melarutkan hara P dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi PGPR dan pupuk organik terhadap pertumbuan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok, dua pelakuan yang disusun secara faktorial dengan tiga ulangan. Perlakuan pertama adalah aplikasi PGPR dan perlakuan kedua adalah aplikasi pupuk organik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji F dan diuji lanjut DMRT taraf 5% apabila terjadi berbeda nyata atau sangat nyata. Hasil penelitian menunjukan aplikasi PGPR berbeda nyata pada parameter tinggi tanaman umur 42 HST; diameter tongkol dan berbeda sangat nyata pada parameter berat basah tongkol; berat kering tongkol. Aplikasipupuk organik Berbeda nyata pada parameter diameter tongkol dan berbeda sangat nyata pada parameter tinggi tanaman umur 35 HST, umur 42 HST, umur 49 HST; jumlah daun umur 35 HST, umur 42 HST, umur 49 HST; diameter batang umur 35 HST, umur 42 HST, umur 49 HST; berat tongkol basah; berat tongkol kering. Hasil uji DMRT taraf 5% perlakuan PGPR 30 ml/l dan pupuk organik 30 ton/ha menjadi perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis. Interaksi antara perlakuan
Copyrights © 2025