Penelitian ini mengembangkan sistem manajemen pembelajaran digital dengan fitur pemilihan posisi duduk mahasiswa secara manual berbasis antarmuka visual untuk meningkatkan efektivitas interaksi dosen-mahasiswa dalam lingkungan hybrid. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan tiga peran utama (admin, dosen, dan mahasiswa) dengan fitur unggulan pemantauan posisi duduk mahasiswa melalui grid interaktif. Metode pengembangan menggunakan pendekatan Agile melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil dibangun dengan arsitektur multi-role yang mencakup modul manajemen kursus, sesi interaktif, presensi real-time, dan dashboard pemantauan. Pengujian fungsional dengan 44 responden mahasiswa menunjukkan semua modul berjalan dengan baik, sementara kuesioner kepuasan pengguna menghasilkan skor rata-rata 4,6 (dari skala 5). Sistem ini memberikan solusi inovatif untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih personal dan interaktif, khususnya dalam konteks kelas besar perguruan tinggi.
Copyrights © 2025