Kelekatan teman sebaya memiliki peran yang penting dalam tindakan perundungan, viktimisasi, dan perilaku agresif. Perundungan adalah penyalahgunaan kekuatan atau kekuasaan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat dan menganalisis hubungan antara kelekatan teman sebaya terhadap perundungan, baik sebagai pelaku maupun korban, pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross-sectional, menggunakan teknik total sampling dari keseluruhan siswa SMP Dharma Wirawan 10 Lawang, Kabupaten Malang. Instrumen untuk variabel kelekatan teman sebaya menggunakan skala IPPA (Inventory of Parent and Peer Attachment), sedangkan instrumen untuk penelitian perundungan menggunakan APRI (Adolescent Peer Relations Instrument). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelekatan teman sebaya adalah tinggi, sedangkan tingkat perundungan, baik sebagai pelaku maupun korban, adalah rendah. Analisis juga menunjukkan adanya hubungan antara kelekatan teman sebaya dan perilaku perundungan, baik sebagai pelaku maupun korban. Dari penelitian ini, ditemukan bahwa semakin tinggi kelekatan teman sebaya, maka perilaku perundungan, baik sebagai pelaku maupun korban, cenderung menurun. Diharapkan penelitian ini bermanfaat untuk mengurangi perundungan.
Copyrights © 2025