Gastritis merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering kali dianggap ringan, namun dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya, terutama pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres dengan kejadian gastritis pada remaja di RW 03 Desa Lumbangsari, Kecamatan Bululawang, Malang. Metode yang digunakan adalah studi observasional analitik dengan desain cross- sectional. Sampel penelitian terdiri dari 54 remaja yang dipilih secara purposive, dengan instrumen pengumpulan data menggunakan Depression Anxiety Stress Scale 42 (DASS-42) untuk mengukur tingkat stres dan kuesioner untuk mengidentifikasi gejala gastritis. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat stres dan kejadian gastritis pada remaja dengan p-value 0,002. Remaja dengan stres tinggi memiliki prevalensi gastritis yang lebih tinggi. Temuan ini mengindikasikan pentingnya manajemen stres dalam pencegahan gastritis pada remaja. Oleh karena itu, program edukasi mengenai pola hidup sehat, termasuk manajemen stres, perlu diterapkan di kalangan remaja untuk mengurangi risiko gastritis.
Copyrights © 2025