Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pendampingan terpadu bagi perusahaan pariwisata skala kecil dan menengah yang melibatkan keterlibatan multipihak. Secara khusus, penelitian ini mengidentifikasi model pendampingan yang dibutuhkan oleh UKM sektor pariwisata di Wisata Air Panas Guci dan Kabupaten Tegal serta menavigasi strategi pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan mereka dengan melibatkan multipihak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada UKM di kawasan wisata Air Panas Guci, Kabupaten Tegal. Data dikumpulkan melalui diskusi kelompok fokus dan wawancara mendalam dengan UKM di industri pariwisata. Menganalisis 20 informan yang mewakili sektor UKM di Air Panas Guci yang terdiri dari UKM fashion, kuliner, dan kerajinan tangan. Berdasarkan analisis data kualitatif yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa model pendampingan terpadu mencakup poin-poin substantif seperti pengembangan pemasaran, perizinan usaha dan badan usaha UKM, media sosial dan teknologi informasi, serta pengelolaan keuangan. Agar pendampingan lebih efektif, keterlibatan pemangku kepentingan sangat dibutuhkan. Studi ini menunjukkan bahwa para pemangku kepentingan membutuhkan peran dan kapasitas mereka untuk mengoordinasikan pengetahuan, manajemen, dan semangat kewirausahaan di antara UKM di sektor pariwisata. Oleh karena itu, temuan studi ini menambah pengetahuan tentang bagaimana UKM di industri pariwisata dapat melibatkan berbagai pemangku kepentingan dengan menggunakan strategi pendampingan terpadu.
Copyrights © 2025