Numerasi merupakan keterampilan dasar yang penting dikembangkan sejak usia dini karena menjadi fondasi bagi kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, dan kesiapan anak memahami konsep matematika yang lebih kompleks. Namun, guru RA Tazakka Kota Malang menghadapi berbagai kendala dalam menyusun dan mengimplementasikan program pembelajaran numerasi, seperti keterbatasan pemahaman konsep, kreativitas, media pembelajaran, serta ketidaksesuaian dengan kurikulum. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru RA melalui pelatihan penyusunan program penguatan numerasi yang kreatif, interaktif, dan relevan dengan tahap perkembangan anak. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, pelatihan konseptual dan praktik pembuatan alat peraga, simulasi penyusunan program, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan kuesioner kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru pada seluruh indikator, dengan persentase peningkatan antara 26,7% hingga 50%, terutama pada kemampuan menilai perkembangan numerasi anak dan pemanfaatan media interaktif. Seluruh peserta juga menyatakan kepuasan yang tinggi terhadap kegiatan ini dan merasakan manfaat nyata dalam merancang pembelajaran numerasi. Program pelatihan ini terbukti efektif dalam memperkuat kompetensi guru RA Tazakka dan dapat direplikasi di lembaga PAUD lain untuk mendukung penguatan numerasi sejak dini.
Copyrights © 2026