Desa Pace, Kecamatan Silo, Jember, dikenal sebagai produsen kopi berkualitas tinggi, namun menghadapi tantangan dalam proses pengeringan biji kopi yang masih menggunakan metode tradisional. Pengeringan yang tidak optimal dapat mengurangi kualitas dan cita rasa kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan rumah pengering kopi berbasis teknologi energi terbarukan, yaitu solar cell dan kincir angin, sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi proses pengeringan. Rumah pengering ini dirancang dengan ukuran 6m x 3m, dilengkapi dengan panel surya 200 Wp dan kincir angin 400 watt, serta sistem yang memastikan aliran udara dan pencahayaan yang optimal. Hasil uji coba menunjukkan bahwa kadar air biji kopi yang dikeringkan di dalam rumah pengering jauh lebih cepat dibandingkan dengan metode pengeringan manual. Inovasi ini terbukti lebih efektif, terutama dalam kondisi cuaca tidak mendukung. Program ini juga melibatkan pelatihan bagi petani untuk memaksimalkan penggunaan teknologi. Diharapkan, penerapan rumah pengering kopi ini dapat meningkatkan kualitas kopi, produktivitas petani, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan keberlanjutan lingkungan di Desa Pace. Dengan dukungan dari berbagai pihak, program ini menjadi langkah awal menuju pengembangan pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026