Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknik penentuan sumber data dilakukan secara Snowball Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengikuti konsep Miles dan Huberman yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ekstrakurikuler kesenian musik Panting berisi kegiatan memainkan alat-alat musik tradisional dari Banjarmasin, menyanyikan lagu-lagu tradisional Banjar, pengetahuan yang dapat meningkatkan karakter cinta tanah air terhadap kesenian musik Banjar serta penghargaan terhadap nenek moyang yang telah membuat kesenian Banjar. Ekstrakurikuler ini mengembangkan minat dan bakat siswa dalam bidang musik tradisional serta membentuk generasi muda yang memiliki motivasi tinggi dalam mencintai dan melestarikan kesenian musik lokal Kalimantan Selatan khususnya kesenian musik Panting. Ekstrakurikuler memiliki nilai-nilai disiplin, kekeluargaan, bersahabat, peduli sosial, kerjasama, kerjakeras, mandiri, tanggung jawab, rasa ingin tahu, kreatif, nasionalisme atau mencintai kebudayaan Banjar serta melibatkan seluruh siswa-siswi yang sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki. Ekstrakurikuler ini dilakukan dengan dilaksanakan secara rutin, kosisten (pembiasaan) dan penugasan. Interaksi sosial ekstrakurikuler kesenian musik Panting yang terjalin antara anggota dengan anggota, anggota dengan pelatih dan anggota dengan lingukungan SMA Negeri 6 Banjarmasin dinilai baik, terbukti bahwa komunikasi dalam latihan selalu terjalin dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan agar pihak guru, sekolah, dan orang tua meningkatkan peran dan dukungan yang positif terhadap anak, misalnya melengkapi fasilitas fisik dan kelengkapan penunjang kegiatan ekstrakurikuler kesenian musik Panting sehingga upaya menumbuhkan karakter cinta tanah air dapat tercapai secara maksimal.
Copyrights © 2017