Pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Kampus Universitas Riau merupakan bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat yang tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan mahasiswa. Kehadiran mereka tidak hanya berfungsi sebagai penyedia makanan dan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mencerminkan dinamika sosial ekonomi di lingkungan kampus. Aktivitas jual beli antara pedagang dan mahasiswa menciptakan hubungan yang saling menguntungkan, terutama karena harga yang terjangkau dan kemudahan akses. Namun, di sisi lain, keberadaan PKL juga menimbulkan persoalan seperti kemacetan, penumpukan sampah, dan gangguan ketertiban di sekitar kampus. Pihak kampus dan Satpol PP menilai perlu adanya penataan agar kegiatan ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu kenyamanan lingkungan akademik. Oleh karena itu, keseimbangan antara pemberdayaan ekonomi dan ketertiban lingkungan menjadi hal penting untuk diwujudkan.
Copyrights © 2025