Penelitian ini membahas dua pendekatan utama dalam metodologi penelitian kualitatif, yaitu Grounded Theory dan Fenomenologi, dengan menyoroti karakteristik, prosedur, serta teknik analisis datanya. Kedua pendekatan ini sama-sama berupaya memahami realitas sosial secara mendalam, namun memiliki orientasi dan prosedur yang berbeda. Grounded Theory berfokus pada pembentukan teori yang bersumber langsung dari data empiris melalui proses pengodean dan kategorisasi yang sistematis, sementara Fenomenologi berupaya menggali makna esensial dari pengalaman sadar individu tanpa prasangka atau konstruksi teori awal. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan analisis isi kualitatif secara induktif untuk mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan prinsip antara keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun fenomenologi bersifat deskriptif dan reflektif, grounded theory bersifat teoretis dan generatif. Perkembangan ilmu-ilmu sosial dan pendidikan sangat terbantu oleh kedua pendekatan tersebut karena keduanya mampu memberikan pemahaman yang holistik, kontekstual, dan bermakna terhadap fenomena manusia.
Copyrights © 2025