Berdasarkan hasil observasi diketahui pencapaian prestasi olahraga di SMAN 1 KUALUH SELATAN belum optimal, hal ini diduga disebabkan oleh kurangnya kompetensi pelatih dalam meningkatkan prestasi olahraga siswa. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru penjas di SMAN 1 KUALUH SELATAN Labuhan Batu Utara. Alat pengumpulan data meliputi wawancara dan observasi. Analisis data yang dilakukan oleh penulis menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa : 1) Kompetensi pelatih dalam meningkatkan prestasi olahraga siswa di SMAN 1 KUALUH SELATAN Kabupaten Labuhan Batu Utara masih kurang karena pelatih belum menguasai sejumlah kompetensi yang seharusnya dimiliki oleh seorang pelatih hal ini dibuktikan dengan kurangnya memotivasi siswa dalam proses belajar dan kurangnya penguasaan pelatih dalam menggunakan metode pembelajaran. 2) Adanya hambatan-hambatan kompetensi pelatih dalam meningkatkan prestasi olahraga siswa di SMAN 1 KUALUH SELATAN Kabupaten Labuhan Batu Utara yang antara lain karena perbedaan latar belakang pendidikan siswa sehingga menyebabkan kemampuan siswa yang berbeda terhadap pembelajaran penjas, guru penjas kurang menguasai metode pembelajaran serta kurangnya perhatian orang tua peserta didik sebagai faktor yang mempengaruhi prestasi olahraga yang dicapai oleh peserta didik. 3) Adanya upaya-upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan-hambatan kompetensi pelatih dalam meningkatkan prestasi olahraga siswa di SMAN 1 KUALUH SELATAN salah satu Kabupaten Labuhan Batu Utara yang antara lain sekolah sebaiknya berusaha memberikan kesempatan yang luas kepada gurunya untuk meningkatkan profesionalitas guru pendidikan Islam yaitu memberikan pelatihan-pelatihan seperti MGMP dan workshop.
Copyrights © 2025