Ketersediaan susu perah sebagai bahan baku utama berperan penting dalam menjaga kelancaran produksi di UKM DaFa Milk. Penelitian ini bertujuan menentukan kebutuhan optimal susu perah melalui peramalan permintaan yoghurt dan susu pasteurisasi serta pemodelan fuzzy Mamdani. Peramalan dilakukan menggunakan Simple Moving Average (SMA) dua dan empat periode serta Weighted Moving Average (WMA), dengan evaluasi akurasi menggunakan MAPE, MAD, dan MSE. Berdasarkan data Desember 2024–November 2025, SMA empat periode menunjukkan kinerja terbaik dengan MAPE 0,06 untuk yoghurt dan 0,04 untuk susu pasteurisasi. Hasil peramalan Desember 2025, yaitu 4.150 pcs yoghurt dan 5.340 pcs susu pasteurisasi, dijadikan input model fuzzy Mamdani dengan dua variabel input, satu output, fungsi keanggotaan segitiga, dan defuzzifikasi centroid. Model menghasilkan estimasi kebutuhan susu perah sebesar 2.500 liter. Temuan ini memberikan dasar yang lebih sistematis untuk penentuan kebutuhan bahan baku susu perah pada periode berikutnya
Copyrights © 2025