Artikel ini membahas ketergantungan Generasi Z terhadap kecerdasan buatan (AI) dengan menggunakan pendekatan kajian pustaka. Fokus penelitian diarahkan pada analisis tantangan etis, moral, dan sosial yang muncul dari interaksi intensif Generasi Z dengan teknologi cerdas, seperti risiko plagiarisme dalam akademik, menurunnya kreativitas berpikir, serta keterbatasan pemahaman terhadap bias algoritmik. Melalui penelaahan berbagai literatur ilmiah, penelitian ini menemukan bahwa meskipun Generasi Z memiliki tingkat kesadaran etis yang cukup tinggi, mereka masih menghadapi kesenjangan dalam memahami dampak jangka panjang dari penggunaan AI. Oleh karena itu, diperlukan strategi pencegahan berupa integrasi pendidikan etika digital, peningkatan literasi privasi dan keamanan data, serta pembiasaan penggunaan AI secara kritis sebagai alat bantu, bukan pengganti pemikiran manusia. Hasil kajian ini menegaskan pentingnya penguatan kesadaran moral dan tanggung jawab sosial agar Generasi Z dapat memanfaatkan AI secara bijak tanpa menimbulkan ketergantungan yang merugikan.
Copyrights © 2025