Low Back Pain merupakan keluhan umum pada lansia yang dapat menurunkan mobilitas, kualitas tidur, dan kenyamanan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas massage punggung dalam menurunkan nyeri punggung pada lansia di Puskesmas Padang Alai. Subjek penelitian adalah Ny. R, lansia berusia 50 tahun, dengan keluhan nyeri punggung bawah yang menjalar hingga lutut dan disertai rasa kebas pada kaki. Pendekatan penelitian menggunakan case study dengan siklus asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil observasi sebelum intervensi pada hari pertama menunjukkan intensitas nyeri skala 5 (0–10), kesulitan mobilitas, ketegangan otot sedang, dan reaksi emosional gelisah/protektif. Selama pelaksanaan massage, pasien menunjukkan respons relaksasi, penurunan ketegangan otot, pernapasan lebih tenang, dan mengantuk. Evaluasi post-massage pada hari pertama dan kedua menunjukkan nyeri berkurang signifikan menjadi skala 2, mobilitas membaik, ketegangan otot menurun, dan pasien terlihat tenang serta mampu mempraktikkan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri. Pada hari ketiga, intervensi dihentikan karena pasien telah mencapai kriteria hasil yang ditetapkan, yaitu nyeri minimal, mobilitas stabil, dan pasien dapat menerapkan teknik pengurangan nyeri secara mandiri. Kesimpulannya, massage punggung efektif dalam mengurangi nyeri punggung, meningkatkan mobilitas, menurunkan ketegangan otot, dan dapat dihentikan setelah pasien mencapai hasil yang optimal. Intervensi ini direkomendasikan sebagai metode non-farmakologis rutin untuk lansia di Puskesmas Padang Alai.
Copyrights © 2025