Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap perilaku berwirausaha mahasiswa dengan self-efficacy sebagai variabel moderasi, dalam konteks transformasi digital yang mengubah pola bisnis generasi muda. Penggunaan media sosial dioperasionalkan melalui indikator intensitas penggunaan dan manfaat yang dirasakan, sedangkan perilaku berwirausaha diukur melalui indikator tindakan menjalankan usaha, pengambilan keputusan wirausaha, dan perencanaan pengembangan usaha. Self-efficacy diukur berdasarkan tingkat keyakinan individu terhadap kemampuan dirinya dalam menjalankan aktivitas kewirausahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling terhadap 44 mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya yang telah menjalankan usaha minimal satu tahun. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS, yang dipilih karena sesuai untuk ukuran sampel kecil, tidak menuntut asumsi normalitas multivariat, serta berorientasi pada pengujian model prediktif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku berwirausaha (β = 0,838; t = 4,059; p < 0,05), sementara self-efficacy tidak terbukti memoderasi hubungan tersebut (β = 0,054; t = 0,709; p > 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi media sosial menjadi faktor strategis dalam membentuk perilaku wirausaha mahasiswa di era digital, meskipun tingkat kepercayaan diri individu belum tentu memperkuat pengaruh tersebut
Copyrights © 2025