Latar Belakang: Rumah sakit merupakan lingkungan berisiko tinggi penularan infeksi, di mana petugas sanitasi berperan krusial namun rentan terpapar limbah medis. Kepatuhan pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) sangat penting untuk melindungi petugas dan mencegah penyebaran infeksi. Tujuan: Menganalisis hubungan antara umur, jenis kelamin, pengetahuan, sikap, dan ketersediaan APD dengan kepatuhan pemakaian APD Metode: Desain kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi dan sampel penelitian seluruh petugas sanitasi RSUD dr. H. Mohamad Rabain berjumlah 56 orang, menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil: Ada hubungan signifikan antara pengetahuan PValue 0.001, sikap P Value 0.012, dan ketersediaan APD PValue 0.008 dengan kepatuhan pemakaian APD. Umur P Value 0.472 dan jenis kelamin PValue 0.388 tidak memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan. Saran: Agar rumah sakit meningkatkan program edukasi dan pelatihan APD secara berkala, memastikan ketersediaan dan aksesibilitas APD yang optimal, serta memperkuat supervisi dan budaya keselamatan kerja. Kata Kunci: Kepatuhan, Ketersediaan APD.
Copyrights © 2025