Latar Belakang: Penyelenggaraan pelayanan pemeriksaan jemaah haji membutuhkan kepuasan pemeriksaan kesehatan dimana kualitas, fasilitas maupun kecepatan layanan, standar parameter kesehatan untuk memenuhi kriteria kesehatan yang ditetapkan agar mendapatkan status Istitha'ah (kondisi kesehatan tertentu). Tujuan: Diketahuinya analisis kepuasan calon Jemaah haji dalam pemeriksaan Kesehatan haji untuk penetapan status istitha’ah. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional metode observasi pengumpulan data sekaligus (point-in-time approach), menggunakan uji statistik Chi-Square dan regresi logictic. Populasi penelitian 2.997 orang jamaah haji yang melaksanakan ibadah haji hingga Juni 2025, sampel penelitian 353 responden di Kota Palembang. Hasil: Tidak ada hubungan variabel usia (p-value 0,413) dan jenis kelamin (p-value 0,378) dengan kepuasan calon jemaah haji, sedangkan variabel tingkat pendidikan, pekerjaan, status kesehatan, fasilitas kesehatan, pelayanan tenaga medis, komunikasi dan informasi kesehatan, serta biaya pelayanan semua didapatkan p-value 0,000 berhubungan dengan kepuasan calon jemaah haji dalam penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan haji untuk penetapan status istitha’ah di Kota Palembang. Variabel tingkat pendidikan dominan terkait dengan kepuasan calon jemaah haji dalam penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan haji untuk penetapan status istithaah (OR 8,366). Saran: Agar Dinas Kesehatan meningkatkan kualitas pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi calon jemaah haji, sebagai penyelenggara pemeriksaan kesehatan berupa fasilitas kesehatan, pelayanan tenaga medis, komunikasi dan informasi kesehatan serta biaya pelayanan dalam hal penentuan tingkat kepuasan. Kata Kunci: Kepuasan, Jemaah Haji, Pemeriksaan Kesehatan, Status Istitha’ah
Copyrights © 2025