Teknika
Vol. 20 No. 2 (2026): Teknika Mei 2026 (In Progress)

Analisis Tingkat Keselamatan Simpang Berbasis Metode Traffic Conflict Technique (TCT)

Mahendra, Dhani Esa (Unknown)
Dalimunthe, Kayla Nacasely (Unknown)
Shafira, Rinjani Khansa (Unknown)
Ma'rifat, Farhan Adib (Unknown)
Hadi, Suprapto (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Jan 2026

Abstract

Keselamatan lalu lintas pada persimpangan menjadi sangat penting karena kondisi persimpangan sebagai titik pertemuan pergerakan kendaraan. Konflik lalu lintas sebagai salah satu indikator tingkat keselamatan lalu lintas pada persimpangan. Lokasi penelitian berada pada dua simpang berdekatan di Jalan Lingkar Utara Kota Tegal yang memiliki intensitas konflik lalu lintas yang tinggi. Perilaku pengendara yang melanggar garis henti menjadi faktor penyebab tingginya konflik lalu lintas pada persimpangan tersebut. Metode Traffic Conflict Technique (TCT) digunakan untuk mengkategorisasikan tingkat keparahan konflik lalu lintas. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik konflik dan menentukan faktor penyebabnya. Hasil penelitian menunjukkan pada persimpangan di Jl. Hangtuah jenis konflik yang paling dominan adalah crossing (60,6%), merging (19,7%), diverging (10,6%), dan weaving (9,1%). Pada persimpangan di Jl. Lingkar Utara Kota Tegal konflik terbanyak adalah crossing (73,9%), merging (15,5%), diverging (4,4%), dan weaving (6,3%). Konflik dalam satu jam pengamatan diluar peak-hour dengan 70,69% pada kategori serious conflict. Rekomendasi penanganan yang disarankan berupa pembukaan median di depan Jalan Hangtuah. Penataan fisik simpang dan analisis konflik merupakan kombinasi strategi yang efektif untuk meningkatkan keselamatan pada simpang dengan intensitas konflik tinggi. Hasil dari penelitian ini sebagai dasar dalam pengambilan keputusan teknis untuk meningkatkan keselamatan simpang dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan.

Copyrights © 2026