Pengelolaan sampah menjadi salah satu isu krusial di wilayah perkotaan padat penduduk, termasuk Kelurahan Gempol Sari, Kota Bandung. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah rumah tangga mengakibatkan meningkatnya timbunan sampah dan berkurangnya efektivitas pengolahan di Tempat Pen-golahan Sampah (TPS) MOTAH. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), dilakukan kegiatan edukasi pemi-lahan sampah berbasis partisipasi dengan melibatkan ibu rumah tangga, orang tua murid PAUD, serta pelaku UMKM. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, praktik langsung, pembuatan poster edukasi, dan demon-strasi pemanfaatan sampah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam memilah sampah. Sampah non-organik seperti botol dan kardus dijual ke pengepul, sampah organik disalurkan ke TPS untuk pakan maggot, sedangkan sampah plastik diolah oleh UMKM dengan mesin jahit menjadi tas bernilai jual. Inovasi ini tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga membuka peluang usaha mikro dan menambah pendapatan keluarga. Keterlibatan anak-anak melalui orang tua memperkuat dampak jangka panjang dengan menanamkan kebiasaan peduli lingkungan sejak dini. Dengan demikian, edukasi pemilahan sampah terbukti mampu mewujudkan lingkungan bersih sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025