Desa Dunguswiru menghadapi persoalan lingkungan yang cukup kompleks, khususnya terkait pembakaran sampah terbuka yang menyebabkan pencemaran udara. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi teknologi tepat guna yang ramah lingkungan. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 152 UIN Sunan Gunung Djati Bandung berfokus pada penerapan teknologi rocket stove sebagai solusi alternatif dalam pengelolaan sampah organik. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya memahami fungsi dan manfaat rocket stove, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembuatan serta pengoperasiannya. Inovasi ini terbukti mampu mengurangi volume sampah, meminimalisir emisi asap, dan meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dengan demikian, rocket stove tidak hanya menjadi solusi teknis, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025