Politeknik XYZ merupakan perguruan tinggi yang berfokus pada kompetensi di bidang perkayuan. Salah satu kompetensi dari lulusan yaitu memiliki pengalaman dalam membuat produk furniture dari kayu. Pembuatan produk furnitur salah satunya terimplementasi pada praktikum mata kuliah “A†berupa kursi ruji. Berdasarkan observasi ditemukan banyak defect pada kursi ruji. Terjadinya tingginya defect mengindikasikan bahwa adanya masalah pada proses produksinya yang berarti pada pembelajaran selama praktikum masih diperlukan perbaikan. Oleh karena itu penulis melakukan penelitian pengendalian kualitas pada kursi ruji untuk menemukan tahapan proses produksi yang perlu diperbaiki. Diharapakan setelah diketahui tahapan proses yang berpengaruh akan dapat ditemukan solusi perbaikannya. Metode yang penulis gunakan dalam penelitian yaitu kualitatif dengan analisis pengendalian kualitas FMEA dan FTA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 proses yang berpengaruh tinggi pada terjadinya defect yaitu tahap kontruksi, tahap pembuatan profil, dan tahap assembling. Usulan perbaikan yang ditawarkan penulis antara lain: kesepemahaman antar tim pengajar dalam memberikan teknik pengerjaan kursi ruji, memberikan pendampingan yang optimal dan pro aktif saat mahasiswa melangsungkan praktikum, pengawasan terhadap mahasiswa agar mahasiswa bisa fokus dalam pengerjaan, dan menyediakan sarpras dan bahan praktikum yang mencukupi dan memadai untuk menunjang praktikum.
Copyrights © 2025